Monday, January 24, 2011

Sinkronisasi

Bagaimana mulutmu berbicara sementara hatimu berkata.
Bagaimana otakmu berfikir disaat perasaanmu merasa.
Bagaimana matamu menerawang dan hatimu melihat.
Seimbangkan semua itu. Buat mereka 'sinkron'

Wednesday, January 19, 2011

...

Well, gue gak tau apa judul buat puisi ini..
Puisi ini, gue bikin buat seseorang disana, gue harap suatu hari nanti.. Entah kapan, lu bisa baca puisi ini :')



Di malam itu..
Ketika bulan memancarkan cahayanya,
Ketika bintang bertaburan menari-nari jauh di sana,
Ketika angin menghembuskan simfoninya.

Ketika aku berdiri menapak bumi,
Tertenggak menatap langit.
Sunyi.. Sepi.
Seakan tak ada jalan bagiku tuk pulang menujumu.

Disanakah kau terdiam?
Menatap langit yang hitam,
Merasakan dinginnya malam itu,
Dan disini aku bertanya-tanya..

Apakah kita menatap langit yang sama?
Dan apakah kita berdo'a dan berharap pada satu bintang yang sama?
Karena kau jauh disana dan aku disini,
Dan karena aku merindu..

Dan apakah kau mendengarkan kepada sang angin yang menghembuskan rinduku?
Melihat pada sang langit yang memancarkan piluku,
Dan bintang yang membawa do'a serta harapku?
Dalam malam itu, aku merindumu.

Sakit. Hampa.
Seakan aku merindu kepada yang salah,
Seakan aku mengharap hujan saat El Nino,
Seakan aku manusia paling berdosa karena merindumu.

Mengapa semua ini menjadi sulit?
Ketika ku ingin berbisik di telingamu,
Menyampaikan nyanyian rindu itu,
Seakan cakrawala terhampar terlalu luas bagiku tuk menemukanmu.

Inginku menggapaimu,
Merasakan pelangi hati itu sekali lagi,
Tapi mengapa semua ini menjadi begitu sulit?
Hanya untukku berkata, "Aku rindu"

Aku berteriak merindukanmu, mengapa langit tak membiarkanmu mendengar teriakan itu?
Apakah angin menderu terlalu kencang?
Apakah burung bernyanyian terlalu keras?
Apakah ego-ku terlalu dalam sehingga menutup teriakan itu?

Karena merindumu membuat butir-butir itu menyentuh bumi,
Karena merindumu membuat malam semakin dingin,
Karena merindumu membuat hati ini sakit,
Karena merindumu ialah salah.

Dan di malam ini,
Aku tetap merindumu..

Nadya's-19Jan2011


Dear Fyre, I do really miss you. I've always been missing you. But I can't tell you, 'cause you won't believe me..

Friday, January 14, 2011

To: Mr. Fyre

I called you, The brightest star. Yeah, you were my brightest star. You still my brightest star and you've always been the brightest star for me.
Yeah, the brightest one. Unseen. Unreachble. Too far to be caught.
Still I.. Standing in the night.. Walking through the dark, If in the end..
I could feel your shine.
Stay bright, the brightest star. Don't let everything fades your lights.
Even though I'm not owning you, but you should know that I'm letting you to be free.
I'd never be able to see your shine. But let me just feel your shine.

This is a song for you,

ColdPlay - Yellow

Look at the stars
Look how they shine for you
And everything you do
Yeah, they were all yellow

I came along
I wrote a song for you
And all the things you do
And it was called 'Yellow'

So then I took my time
Oh what a thing to've done
And it was all yellow

Your skin, oh yeah, your skin and bones
Turn into something beautiful
D' you know? You know I love you so
You know I love you so

I swam across
I jumped across for you
Oh what a thing to do
'Cause you were all yellow

I drew a line
I drew a line for you
Oh what a thing to do
And it was all yellow

Your skin, oh yeah, your skin and bones
Turn into something beautiful
D' you know? For you I bleed myself dry
For you I bleed myself dry

It's true
Look how they shine for you
Look how they shine for you
Look how they shine for

Look how they shine for you
Look how they shine for you
Look how they shine

Look at the stars
Look how they shine for you
And all the things that you do

Welcome 2011 and HELLO SIXTEEN!

Aduh kayaknya gue udah telat banget nge-post taun baruan yak hahaha.

Flashback, My 2010.
2010 gue.. Ngasih banyak banget pelajaran. Terutama tentang kehidupan. 2 kali hidup gue bener-bener harus gue bangun dari awal lagi. Baik di akhir SMP maupun di awal SMA.
Kelas 9 SMP, ga pernah mau mengulangnya. Takut. Bodoh emang tapi emang iya. Gue cukup banget deh dibentak-bentak, pulang sekolah selalu udah ada yang jemput, ga ada hp, ga boleh jalan-jalan. Asik banget kan tuh? Ya enggak lah lu baca sambil merem juga pasti tau jawabannya.
Tapi, itu tuh H I D UP dan kata papah gue
"Hidup itu belajar, neng. Belajar dari kamu lahir sampai kamu meninggal nanti. Belajar buat senang, belajar buat sedih, belajar kalah dan belajar menang, dan lain-lain."
Yap bener banget. Dan ada banyak orang yang bantu gue buat belajar. Yang paling ngaruh itu ya si Mr. Fyre makasih banget deh walaupun lu itu abcdefghijklmnopqrstuvwxyz lu bantu gue buat punya tekad kalau yang seperti ini tuh ngga ada lagi, makasih buat 6 Januari di 2010 yang sweet dan di 2011 yang "..." itu ngebantu gue buat ninggalin semua di belakang gue. Maaf gue banyak banget salah ama lu :')
Gue belajar banyaaaaaaak banget dari 2010 keren deh tahun itu.. Buat dikenang bukan buat diulangi (kayak kata-kata PWR di Ch*m**) wakaka.
Hua sedih ya kok 2010 sweet banget sih pas nulis ini gue baru sadar loh gue kangen 2010 u,u but kata a Wawi juga kan 'Trial and Error' inget tuh tancepin di kepala tempel di jidat (?)
2010, never been the TwentyFifth March. Meskipun 2010 dan 2011 ga pernah ada TwentyFifth March, asal lu tau itu tetep angka dan tanggal yang ga tergantikan deh. Udah terlalu cinta sama 25.
Dan sayang/cinta di dunia itu perasaan yang gabisa di forsir, ga bisa dipaksakan. Perasaan itu juga butuh istirahat, perasaan itu pernah ada/hidup tapi sesuatu yang hidup juga butuh istirahat. Dan gue lagi istirahat sampe gue kuliah.

Oke, sekarang sudah 2011 resolusi gue itu:
  1. NGGA GALAU LAGI
  2. Makin deket sama Allah SWT (amiin)
  3. I wanna be single 'till the right time comes. I'm single but not available hahaha.
  4. Bring happiness to people.
  5. Fokus dalam belajar. Belajar pelajaran maupun belajar tentang kehidupan.
  6. Berteman dengan siapa saja. Ga ada lagi yang ngalangin gue untuk ini haha.
  7. Semakin jadi cewek. Yang rajin mandi (bukan berarti gue jarang mandi loh), rajin bersih-bersih, tampil rapih dan sopan.
  8. Rajin nabung. Perlu banget nih inimah.
  9. Bisa bisnis barang-barang. Atau ga pengen kerja T___T
  10. I'm not gonna try to reach my happiness, happiness is something unreachable. If you always tryin to catch your own happiness, it would be more far away from you. 'Cause happiness is like air. You could never see it. You only could feel it. And happiness is something real, something's always been around us. But with egoism we'll never realized it.

SEMOGA BISA TERCAPAI DAN TERLAKSANAKAN. AMIIN.
BY THE WAY READERS, TANGGAL 6 JANUARI KEMARIN GUE ULANG TAHUN LOOOH HAHAHAHA DAN AMAZING BANGET ADA YANG BIKIN HARI ITU 'PERFECT'
Tapi gapapa gapapa kapan sih gue ga maafin itu orang? ;)
ASIK UDAH SIXTEEN TAUN DEPAN GUE DAPET KTP DUUUUNDS AW :*

Thursday, December 30, 2010

Kisah sebuah kehilangan (2)

De Javu. Aku terdiam dan berfikir, apakah semua ini benar-benar harus terjadi padaku lagi? Masa-masa yang tak pernah ingin ku kenang, ku ingat, terlebih lagi untuk ku ulang. Tapi pada kenyataannya, masa itu kembali lagi.
Hancur. Aku ingin pergi, aku ingin menghilang, aku ingin.. Aku hanya tidak bisa menerima kenyataan itu. Aku terhempas begitu jauh. Sakit, seperti anak kecil yang terjatuh pada saat ia belajar untuk berdiri. Tapi, bukankah ini semua sudah terlanjur nyata? Sakit itu, walaupun kau tidak melihat bekas lukanya di sekujur tubuh, namun apakah kau melihat? Sesuatu dibalik tatapanku itu, mungkin kau bisa melihat bibir yang membentuk sebuah simpul manis itu, namun tidakkah kau melihat cahaya di mataku yang meredup? Disaat aku bersedih, mungkin bibir itu bisa saja menutupi kesedihanku, namun tidak dengan mata ini.
Mungkin ini semua salahku, karena membiarkan semua ini terjadi. Karena aku telah membuat banyak orang terperangkap di jaring laba-laba itu. Dan.. Jika aku kehilangan mereka, mungkin itu resiko dari semua ini. Tapi Tuhan, mengapa aku masih belum bisa mengikhlaskan semua ini? Mengapa hati ini masih saja bertanya-tanya 'Mengapa harus seperti ini?'. Tuhan, maafkan aku yang telah menyalahi takdirmu.. Hhh.
Aku hilang. Cahaya itu kini redup. Taukah kau apa yang lebih menyakitkan? Aku tahu aku memiliki mereka disisiku, namun aku tak ingin lebih banyak orang lagi yang terperangkap jaring laba-laba itu. Mungkin dengan diri sendiri akan lebih baik, meskipun aku membutuhkan mereka.. Namun aku tak bisa egois.
Kehilangan, sangat menyakitkan. Membuatmu terpuruk. Membuatmu harus memilih. Membuatmu harus merelakan mereka yang engkau sayangi.. Pergi.
Pernahku mendengar nyanyian yang berbunyi,
"Rasa kehilangan hanya akan ada jika kau pernah merasa memilikinya.."