Monday, May 9, 2011

"..Beri maaf untuk mereka yang sudah melukai kita dan maafkan diri sendiri atas kesalahan yang sudah dibuat."





Have you forgiven yourself, Nadya?
I haven't. I can't even forgive my own self...

Monday, May 2, 2011

"Well, I didn't mean for this to go as far as it did,
And I didn't mean to get so close and share what we did,
And I didn't mean to fall in love, but I did,
And you didn't mean to love me back but I know you did..."


A Lonely September - Plain White T's

Di Tepi Langit

Pada nyatanya... Kau dan aku,
Tidak pernah menatap kepada langit yang sama,
Kita tidak pernah bisa memiliki langit yang sama seperti kemarin,
Dan tak mampu 'tuk melukiskan warna yang sama pada langit itu.

Mungkin ketika mentari sedang bersinar pada langitmu,
Namun disaat itu kelabu yang sedang menetap di langitku,
Mungkin itu jingga, dan bisa saja itu nila dalam senjamu.. Aku tak pernah tau,
Atau mungkin saja langit milikmu dan milikku bermuara pada satu tepian yang sama.

Aku mengharap dalam diam,
Jika saja aku dapat mengejar tepi langit itu,
Jika hanya disana aku dapat memiliki langit yang satu denganmu,
Jika hanya disanalah aku dapat menatap langit yang sama seperti milikmu.

Lagi.. Hujan membangunkanku dalam bisuku,
Ketika hati menyebut satu rindu yang hanya milikmu,
Ketika memori memutar semua bayangmu,
Ketika anganku terbang bebas berusaha menggapaimu.

Biru.. Yang kucoba lukiskan dalam kelabu itu,
Berharap aku dapat memiliki mentari walau badai menerpa langitku,
Berharap aku dapat melihat warna pelangi dalam langit malamku,
Dan berharap aku dapat melukiskan sedikit senja dalam gelapku.

Aku disini, hanya bersama bayangku.
Bersama semua saksi bisu atas semua memori,
Bersama suara-suara rindu di hati,
Bersama dengan asaku tentangmu.

Dalam senja, adakah dapat kulihat siluetmu?
Walau tak boleh ego mengingini tuk dapat melihat rupamu,
Setidaknya izinkanku tuk hanya melihat garis yang membentuk siluetmu,
Dan walau langit senja itu hanya barang sekejap tuk ku rasa.

Izinkan langkahku berjalan menuju tepi langit itu,
Jika hanya disanalah tiada batas yang memisahkan langitmu dan langitku..



Puisinya rancu, yang ngerti maksudnya gue doang kali ya-,-
*Masih tentangmu, dalam rindu, dalam bisuku*

Saturday, April 30, 2011

I Think I Wanna Marry You!

"It's a beautiful night, we're looking for something dumb to do..
Hey baby, I think I wanna marry you"

Jadi gini loh minggu ini gue sama temen-temen gue ngomongin nikah mulu.
Aya aya wae nya? Hahaha.
Tapi yaaa tapi...
Gue kira cuma gue aja yang kalau setiap ngeliat orang nikahan, pake kebaya, gendong anak kecil, dll gitu suka tiba-tiba pengen nikah hahahahaha *emang dasarnya gue aja yang aneh sih*

Tapi, pas lagi diskusi pas pelajaran Bahasa Indonesia..
Gue, Akum, Hisyam, Bucat kan sekelompok, awalnya yaa ngebahas Bahasa Indonesia..
Tapi, perbincangan kami semakin melenceng *oke gue mengakui gue yang memulai perbincangan yang melenceng itu* Hahaha.
Kami jadi ngomongin NII, hipnotis, krisdayanti, dan lain lain... Sampai kami tiba di satu topik,
Tentang Kiamat. Mau tau apa komentar yang keluar dari mulut kami yang menyampaikan pikiran kami yang sedang rancu dan galau?
Hisyam : "Gue takut ih, gue mau ngerasain masa-masa kuliah dulu, gue pengen ngerasain nikah.. Punya anak gitu deh. Gue pengen jadi menteri kehutanan dulu hahaha."
Akum : "Iya, gue juga pengen ngerasain kuliah sama nikah dulu.."
Bucat : "Sama gue juga..."
Gue : "Iya bangeeeeeeeeeeeeeeeeet!!! Gue pengen ngerasain kuliah dulu pengen tinggal di Bandung. Pengen ngerasain gimana rasanya dilamar sama cowok aaaaa hahahaha"
*Kayaknya gue paling on fire nih hahaha*

Terus yaa, pas Pangeran William sama Kate nikah gue kan bbm-an sama Anin,
terus kita ngobrol...
Gue : "Kapan nikahnya yaaa gueee huweee"
Anin : "Samaaa :'((("
Gue : "Gue mah besok ah nin ama guling! Huakakakaka"
Anin : "-___- ama bantal ae dah je"

Terus.... Malem ini gue kan chatting ama si Kia.. Kangen sih udah lama ga ngobrol *baru seminggu juga ah* hahaha. Daaaaaan kita ngomongin....
Gue : "Ki, masa ya akhir-akhir ini gue ngebet nikah. Kapaaaan coba ya ada yang bawain gue roti buaya? Wkwkwkwk"
Kia : "Gue juga jeh, malem ini ngebet banget nikah..."

-The End-

Okelah jadi itu semua tadi obrolan random gue dan teman-teman gue yang lagi pada ngebet nikah wkwkwk. Aneh tapi nyata dan ternyata aku aneh dan aku nyata. Ah ngomong apa sih gue ga ngerti ngelindur lagi kayaknya wkwkwk.

"Don't say no, no, no, no-no;
Just say yeah, yeah, yeah, yeah-yeah;
And we'll go, go, go, go-go;
If you're ready, like I'm ready
.....
Just say I do~
Tell me right now baby,
Tell me right now baby,

Just say I do~
Tell me right now baby,
Tell me right now baby,

'Cause it's a beautiful night,
We're looking for something dumb to do,
Hey baby,
I think I wanna marry you.

Is it the look in your eyes,
Or is it this dancing juice?
Who cares baby,
I think I wanna marry you."

Someday, Nad... Believe it, someday... :)

Friday, April 29, 2011

Matahari

Mungkin dirinya hanya matahari,
Yang datang untuk menerangi dan membawa kehangatan baru,
Dirinya hanya matahari yang datang bersama langit biru,
Dirinya hanya matahari yang membawa segenap cahaya baru..
Ya.. Dialah matahari itu.

Namun biar bagaimanapun,
Dirinya hanya matahari yang datang ketika fajar dan pergi bersama senja,
Dirinya hanya matahari di tepian samudra, yang terbit untuk kemudian tenggelam,
Dirinya hanya matahari yang tak lebih 'kan meninggalkanku dalam pelukan malam yang dingin juga dalam gelapnya malam,
Dan dirinya hanya matahari, yang biar bagaimanapun tidak bisa mengelak ketika gerhana tiba..



Dibuat dan ditujukan kepadamu,
dalam peluh rindu yang tiada pernah terbagi.